logo blog

Apakah Terdapat Kehidupan di Atmosfer Venus..?

Apakah Terdapat Kehidupan di Atmosfer Venus..?

Apakah Terdapat Kehidupan di Atmosfer Venus..?

Permukaan planet Venus tidak seperti Bumi yang ramah untuk makhluk hidup. Kesempatan untuk hidup di sana bahkan mendekati 0%. Namun, menurut beberapa ilmuwan
berkesimpulan, beda halnya dengan atmosfer Venus.
Menurut beberapa sumber, kemungkinan bentuk-bentuk kehidupan primitif masih beredar di antara gas-gas yang tercampur di lapisan atmosfer Venus.

Tidak berhenti di situ, para ahli mengatakan rencananya untuk misi lebih lanjut. Mereka akan melakukan semacam misi sampel untuk mengambil setiap potensi "penghuni"
yang mungkin bersembunyi di sana. Demikian dilansir Daily Galaxy.
Selama bertahun-tahun, beberapa pesawat ruang angkasa mendekati planet tersebut dan menganalisisnya hingga batas waktu tertentu. Namun, mereka tidak tahu banyak

tentang Venus seperti halnya planet Mars. Planet Merah ini dipelajari ilmuwan non-stop dalam beberapa dekade terakhir ini.
Meski teori-teori bermunculan dan mulai menunjukkan ada kehidupan di planet Mars, Venus bisa jadi menyimpan kejutan besar bagi para ilmuwan, khususnya astrobiologist.

Namun, misteri itu dinilai cukup mudah untuk dipecahkan. Menurut ilmuwan, cukup dengan mengirimkan balon terbang ke planet itu untuk menangkap kehidupan di atmosfer
Venus tersebut.

Di permukaan planet Venus, suhu tercatat sangat tinggi. Panasnya bahkan bisa menguapkan raksa dan mengubah timah padat menjadi genangan air. Tingkat tekanannya
mencapai 20 kali lipat Bumi, sehingga bisa dipastikan bahan dan struktur kehidupan tidak mungkin ada di planet venus. Jika pun ada, kemungkinan mereka yang bertahan
dengan kondisi ini sangatlah minim sekali.

Anehnya, atmosfer Venus justru mirip dengan Bumi. Jaraknya cukup jauh dari permukaan. Awannya bahkan memiliki suhu yang sama seperti bumi, begitu pun tingkat
tekanannya. Sejumlah studi, walaupun jumlahnya sedikit, mengatakan bahwa komposisi kimia dari awan ini sangat mirip dengan awan di Bumi sekitar miliaran tahun yang
lalu.

Artinya, suasana atmosfer Venus sangat mirip dengan suasana atmosfer di Bumi saat terbentuk pertama kali. Atmosfer di Venus dan Bumi sama-sama tidak mengandung asam
sulfat. Ini adalah petunjuk yang menjanjikan bagi banyak orang. Bahkan, orang skeptis pun mengakui bahwa ini perlu dieksplorasi lebih lanjut secara rinci lagi.
Terlepas dari banyak temuan yang dianalisis dari Bumi, faktanya ilmuwan merasa perlu untuk mengirim roket jarak jauh untuk mengambil sampel langsung. Hanya dengan cara
ini mereka bisa memastikan bahwa kehidupan memang ada atau tidak ada di permukaan planet tetangga Bumi itu tersebut.


Bagikan Artikel ini:

your comments
Copyright © 2016. KAFI NKCL - All Rights Reserved